Menteri HAM Ingatkan DPR RI soal UU Perampasan Aset

Jakarta (Tumbuh News) – Pada prinsipnya Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai mendukung UU Perampasan Aset ini. Tetapi ada beberapa catatan untuk mengingatkan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terkait Undang-undang Perampasan Aset.

“Kalau UU Perampasan Asset tidak disasar ke koruptor tetapi juga kepada rakyat maka atas dasar apa hak milik rakyat (Property rights) dirampas hanya atas dasar amanat sebuah UU bukan berdasar keputusan pengadilan?,” kata Natalius Pigai, Menteri HAM, dalam keterangannya diterima redaksi, Kamis (3/9).

Pigai menambahkan, kalau negara diberi kewenangan merampas hak milik rakyat itu hanya ada di negara komunis ( sosialis) dan negara kekuasaan (machtaat). Kita negara hukum Rechstaat dan perampasan hak milik hanya berdasarkan UU dan diperkuat dengan keputusan pengadilan.

Pigai melanjutkan, sasaran perampasan asset harus untuk para koruptor dan mafia serta pelaku spesific crime, seperti: narkotika, terorisme, trraficking dan smuggling dan lain-lain.

“Jangan ke rakyat umum yang tidak berdosa,” ucap Menteri HAM.

Pigai mengungkapkan, merumuskan UU harus memperhatikan dampak kalau disalahgunakan untuk memaksa rakyat. Apalagi rakyat yang belum tentu jadi suspect.

“Saya sebagai Menteri HAM wajib hukumnya untuk mengingatkan DPR agar terukur dalam merumuskannya,” tutupnya.

Editor: Suparman

Berita Terkait

Forkads Minta Pemprov Jakarta Mengevaluasi dan Melakukan Pengawasan Terhadap Penggunaan Dana Kompensasi Sampah TPST Bantargebang

Jakarta (Tumbuh News) – Diperkirakan dalam akhir Oktober 2026 ini, penandatanganan Perjanjian Kerjsama (PKS) antara Pemprov Jakarta dengan Pemkot Bekasi terkait TPST Bantargebang akan dilakukan. Sejumlah kalangan telah memberikan masukan…

Baca selengkapnya

Dukung Program Prabowo, Ketua KNPI Riau Bangun Sinergi dengan Agrinas

Riau (Tumbuh News) – Dukungan terhadap program penataan perkebunan kelapa sawit oleh pemerintah datang dari Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Riau. Namun, dukungan itu disertai sejumlah…

Baca selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Opini

Surat Ringan Tentang Reforma Agraria

  • By Suparman
  • September 23, 2026
  • 0
  • 166 views
Surat Ringan Tentang Reforma Agraria

Purbaya Hilang, Suahasil Terbilang

  • By Suparman
  • September 14, 2026
  • 0
  • 193 views
Purbaya Hilang, Suahasil Terbilang

Saran Ringan UU Politik “2029”

  • By Suparman
  • September 14, 2026
  • 0
  • 126 views
Saran Ringan UU Politik “2029”

Korupsi dan Revolusi Sosial

  • By Suparman
  • September 11, 2026
  • 0
  • 206 views
Korupsi dan Revolusi Sosial

Utang Pemerintah dan Surga Para Koruptor

Utang Pemerintah dan Surga Para Koruptor

Korupsi di Tengah Utang Pemerintah Meningkat

Korupsi di Tengah Utang Pemerintah Meningkat

KUHP Dibatalkan KUHAP dalam Kasus Gratifikasi DPRD NTB

KUHP Dibatalkan KUHAP dalam Kasus Gratifikasi DPRD NTB

Sejarah Awal Kemerdekaan Indonesia: Londo Ireng dan Peran Politik Amerika Serikat

Sejarah Awal Kemerdekaan Indonesia: Londo Ireng dan Peran Politik Amerika Serikat