Menteri PPN: Sains,Teknologi, dan Matematika jadi Basis Utama Pembangunan

Jakarta (Tumbuh News) – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mengatakan basis utama pembangunan ke depan adalah matematika, teknologi, dan sains untuk meningkatkan nilai tambah.

“Penguatan kapasitas riset, sains, dan teknologi menjadi semakin penting dalam menghadapi kebutuhan pembangunan Indonesia ke depan,” ucapnya dalam agenda penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Pembentukan dan Pengembangan SDGs Entrepreneurial Center dengan Badan Riset Nasional (BRIN), dikutip dari Antara, Jakarta, Rabu (26/8).

Karena itu, pihaknya ingin BRIN yang kuat dan berdaya jangkau untuk memastikan comparative advantage yang ada di Indonesia dapat diolah menjadi competitive advantage melalui pola-pola pikir yang lahir dari riset dan inovasi.

Dalam konteks tersebut, Rachmat Pambudy menilai kerja sama perlu diarahkan agar hasil penelitian tak berhenti pada keluaran administratif, tetapi benar-benar diterapkan dan bermanfaat bagi masyarakat. Kolaborasi antara peneliti, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dinilai penting untuk mendukung pengembangan inovasi.

Menteri PPN turut menyampaikan arahan untuk penguatan SDGs Entrepreneurial Center, yakni memastikan layanan riset, data, dan lisensi teknologi berstandar unggul; berfokus pada dampak nyata yang memberikan manfaat riil; serta memperkuat kreasi bersama lintas sektor dengan melibatkan akademisi, perusahaan swasta, donor, dan komunitas lokal.

“Penandatanganan ini baru langkah awal. Kita berharap langkah ini diwujudkan dalam tindakan yang tepat, sehingga dalam bulan-bulan dan tahun-tahun mendatang, sejarah ini menjadi sejarah kebangkitan nilai tambah hasil karya bangsa Indonesia, sumber daya Indonesia, serta modal kapital dan modal manusia Indonesia,” ungkap Kepala Bappenas.

Kepala BRIN Arif Satria juga mengungkapkan bahwa kolaborasi Kementerian PPN/Bappenas dan BRIN merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem riset dan inovasi untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs).

“Inovasi dan teknologi perlu terus diimplementasikan agar dapat dimanfaatkan secara nyata untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan,” kata Arif.

[Antara]

Berita Terkait

Museum NTB Bawa Gagasan Museum Desa ke Panggung Komite Museum Dunia

Mataram (Tumbuh News) – Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) membawa gagasan pengembangan museum desa melalui program Kotaku Museumku Kampungku Museumku ke panggung komite museum dunia dalam konferensi internasional ICOM…

Baca selengkapnya

Siswa di Gunung Piring, Diperkenalkan Museum Sejak Dini

Lombok Tengah (Tumbuh News) – Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) membawa edukasi sejarah dan budaya lokal ke SDN Batu Pedang, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, melalui program Museum Masuk…

Baca selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Opini

Surat Ringan Tentang Reforma Agraria

  • By Suparman
  • September 23, 2026
  • 0
  • 166 views
Surat Ringan Tentang Reforma Agraria

Purbaya Hilang, Suahasil Terbilang

  • By Suparman
  • September 14, 2026
  • 0
  • 193 views
Purbaya Hilang, Suahasil Terbilang

Saran Ringan UU Politik “2029”

  • By Suparman
  • September 14, 2026
  • 0
  • 126 views
Saran Ringan UU Politik “2029”

Korupsi dan Revolusi Sosial

  • By Suparman
  • September 11, 2026
  • 0
  • 205 views
Korupsi dan Revolusi Sosial

Utang Pemerintah dan Surga Para Koruptor

Utang Pemerintah dan Surga Para Koruptor

Korupsi di Tengah Utang Pemerintah Meningkat

Korupsi di Tengah Utang Pemerintah Meningkat

KUHP Dibatalkan KUHAP dalam Kasus Gratifikasi DPRD NTB

KUHP Dibatalkan KUHAP dalam Kasus Gratifikasi DPRD NTB

Sejarah Awal Kemerdekaan Indonesia: Londo Ireng dan Peran Politik Amerika Serikat

Sejarah Awal Kemerdekaan Indonesia: Londo Ireng dan Peran Politik Amerika Serikat