Ekonomi Tumbuh Tinggi Tapi Warga RI Masih Demo, Ini Kata Menkeu!

Jakarta (Tumbuh News) -Ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh tinggi di atas 5% di tengah situasi global yang semakin berat. Pada waktu yang bersamaan, masyarakat Indonesia banyak mengeluhkan kemiskinan dan pengangguran serta barang yang semakin mahal hingga berujung pada demonstrasi.

“Oh saya nggak tau mereka pakai indikator apa. Kalau kita lihat kan, inflasi, pertumbuhan ekonomi, pengangguran itu sebenarnya angka yang sahih yang biasa kita pakai kan,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di kutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (29/8).

Pada kuartal II-2026, ekonomi tumbuh 5,29%. Inflasi Juli 2026 2,88% secara year on year (yoy).

Persentase penduduk miskin pada September 2025 sebesar 8,25 persen menurun 0,32 persen poin terhadap September 2024. Jumlah penduduk miskin pada September 2025 sebesar 23,36 juta orang, menurun 0,70 juta orang terhadap September 2024.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 sebesar 4,65 persen, turun 0,03 persen poin dibanding Februari 2026.

Purbaya menyatakan, pemerataan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah terutama ketika ekonomi jatuh. Proses ini masih berlangsung agar semua masyarakat mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan ekonomi nasional.

“Ketika ekonomi baru jatuh dan mulai naik lagi, tiba-tiba semuanya dapat kerja kan. Jadi spillover efeknya belum sampai ke mereka mungkin. Yang penting kita juga terus seperti ini, nanti akan sampai,” jelasnya.

Menurut Purbaya, pemerataan dapat membaik ketika ekonomi tumbuh 6,7%. Ini akan terlihat dari aktivitas bisnis hingga lapangan pekerjaan. Secara bersamaan penerimaan negara juga akan meningkat, khususnya dalam bentuk pajak.

“Sebenarnya ya, untuk mencerap tempat kerja yang masuk ke usia kerja, itu kita tunggu 6,7 persen. Sekarang harus begitu. Sekarang kita di bawah itu,” ujarnya

Sumber: CNBC Indonesia

Berita Terkait

PIHPS Nasional: Harga Cabai Rawit Rp81.800/kg, Telur Ayam Rp28.860/kg

Jakarta (Tumbuh News) – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai rawit merah mencapai Rp81.800 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras…

Baca selengkapnya

Utang Pemerintah Rp10.293 Triliun Masih Aman? Ini Alasan Kemenkeu

Jakarta (Tumbuh News) – Utang pemerintah kini sudah lebih dari Rp 10.000 triliun secara nominal, berdasarkan catatan terbaru Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan per akhir Semester…

Baca selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Opini

Purbaya Hilang, Suahasil Terbilang

  • By Suparman
  • September 14, 2026
  • 0
  • 112 views
Purbaya Hilang, Suahasil Terbilang

Saran Ringan UU Politik “2029”

  • By Suparman
  • September 14, 2026
  • 0
  • 69 views
Saran Ringan UU Politik “2029”

Korupsi dan Revolusi Sosial

  • By Suparman
  • September 11, 2026
  • 0
  • 136 views
Korupsi dan Revolusi Sosial

Utang Pemerintah dan Surga Para Koruptor

Utang Pemerintah dan Surga Para Koruptor

Korupsi di Tengah Utang Pemerintah Meningkat

Korupsi di Tengah Utang Pemerintah Meningkat

KUHP Dibatalkan KUHAP dalam Kasus Gratifikasi DPRD NTB

KUHP Dibatalkan KUHAP dalam Kasus Gratifikasi DPRD NTB

Sejarah Awal Kemerdekaan Indonesia: Londo Ireng dan Peran Politik Amerika Serikat

Sejarah Awal Kemerdekaan Indonesia: Londo Ireng dan Peran Politik Amerika Serikat